<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Yasri Yudhistira &#187; proses semikonduktor</title>
	<atom:link href="http://blog.yasri.net/tag/proses/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.yasri.net</link>
	<description>semikonduktor, pemrograman, hobi</description>
	<lastBuildDate>Fri, 25 Sep 2009 12:13:01 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Overlay dan Model</title>
		<link>http://blog.yasri.net/2008/01/overlay-dan-model/</link>
		<comments>http://blog.yasri.net/2008/01/overlay-dan-model/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Jan 2008 04:21:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yasri Yudhistira</dc:creator>
				<category><![CDATA[litografi]]></category>
		<category><![CDATA[proses semikonduktor]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.yasri.net/2008/01/35/</guid>
		<description><![CDATA[Tulisan saya terdahulu membahas tentang overlay dan secara garis besar
bagaimana chipmaker mampu mengontrol hingga 1 per 10 ribu diameter
rambut.
Karena ketatnya spesifikasi overlay ini, orang mulai memikirkan
bagaimana overlay dapat dimodelkan sehingga alignment dapat dikoreksi
dengan lebih akurat.
Model yang paling sederhana kita sebut model tingkat nol di mana layer
yang akan dicetak bergeser secara konstan searah sumbu x dan/atau [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tulisan saya terdahulu membahas tentang overlay dan secara garis besar<br />
bagaimana chipmaker mampu mengontrol hingga 1 per 10 ribu diameter<br />
rambut.</p>
<p>Karena ketatnya spesifikasi overlay ini, orang mulai memikirkan<br />
bagaimana overlay dapat dimodelkan sehingga alignment dapat dikoreksi<br />
dengan lebih akurat.</p>
<p>Model yang paling sederhana kita sebut model tingkat nol di mana layer<br />
yang akan dicetak bergeser secara konstan searah sumbu x dan/atau y.<br />
Koreksi kesalahan dapat sangat mudah dilakukan, yaitu dengan menggeser<br />
wafer ke arah sebaliknya sehingga alignment dengan layer di bawahnya<br />
menjadi sempurna.</p>
<p>Model tingkat berikutnya adalah model linear di mana pergeseran<br />
(misalignment) tergantung dari posisinya. Dalam Bahasa matematika kita<br />
sebut x&#8217;= ax + c di mana x merupakan posisi layer di bawahnya dan x&#8217;<br />
adalah layer yang akan kita cetak. Sama halnya dengan y yang bisa<br />
dimodelkan dengan y&#8217; = by + d.</p>
<p>Contoh sederhana model ini adalah jika terjadi ekspansi atau pemuaian<br />
pada wafer atau mask. Pemuaian sendiri terjadi karena pemrosesan wafer<br />
yang seringkali harus menggunakan suhu tinggi hingga beberapa ratus<br />
derajat celcius.</p>
<p>Walaupun tingkat pemuaiannya hanya sekitar 6 angka di belakang koma,<br />
tetapi mengingat ukuran wafer yang besar (dalam dua atau tiga ratus<br />
milimeter), kesalahan alignment menjadi sangat besar dalam ukuran<br />
nanometer.</p>
<p>Perlu dicatat juga bahwa ekspansi di sumbu x dan y tidak harus selalu<br />
sama. Pada kasus pemuaian biasa perubahan panjang pada sumbu x dan y<br />
selalu sebanding. Tapi ada beberapa hal yang bisa menyebabkan ekspansi<br />
x dan y tidak merata, misalnya karena layout dan perbedaan<br />
kerapatan/densitas yang tidak merata pada seluruh chip.</p>
<p>Masih pada model linear, ada satu model lagi yang tergantung pada<br />
sumbu lawannya. Misalnya pergeseran x disebabkan oleh y dan<br />
sebaliknya. Dalam ekspresi matematika x&#8217; = ky + t dan y&#8217; = lx + u.</p>
<p>Contohnya adalah rotasi, di mana layer di bawahnya terputar sehingga<br />
tepi chip dengan layer di bawahnya tidak lagi sejajar. Misalnya akibat<br />
chemical and mechanical polishing (CMP).</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.yasri.net/2008/01/overlay-dan-model/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Overlay</title>
		<link>http://blog.yasri.net/2008/01/overlay/</link>
		<comments>http://blog.yasri.net/2008/01/overlay/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Jan 2008 04:20:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yasri Yudhistira</dc:creator>
				<category><![CDATA[litografi]]></category>
		<category><![CDATA[proses semikonduktor]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.yasri.net/2008/01/32/</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu hal yang cukup rumit dalam proses litografi adalah overlay,
yaitu ukuran seberapa baik satu layer dicetak diatas layer yang lain.
Chip tersusun dari beberapa lapis material yang memiliki pola tertentu
dan saling terkait satu sama lain.
Analogi sederhananya seperti teknik sablon pada baju atau kartu ucapan berwarna.
Tukang sablon akan membuat beberapa master berdasarkan warna. Kemudian
master-master ini dicetak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Salah satu hal yang cukup rumit dalam proses litografi adalah overlay,<br />
yaitu ukuran seberapa baik satu layer dicetak diatas layer yang lain.</p>
<p>Chip tersusun dari beberapa lapis material yang memiliki pola tertentu<br />
dan saling terkait satu sama lain.</p>
<p>Analogi sederhananya seperti teknik sablon pada baju atau kartu ucapan berwarna.</p>
<p>Tukang sablon akan membuat beberapa master berdasarkan warna. Kemudian<br />
master-master ini dicetak pada baju atau kartu ucapan secara berurutan<br />
hingga semua warna pada desain tercetak.</p>
<p>Pada analogi tukang sablon, mereka harus memastikan bahwa cetakan<br />
setiap master harus simetris tepat di atas cetakan sebelumnya.</p>
<p>Kembali pada proses litografi, ukuran seberapa baik suatu layer<br />
dicetak di atas layer lain disebut overlay.</p>
<p>Chipmaker harus bisa mengontrol overlay hingga satu per 10 ribu<br />
diameter rambut manusia.</p>
<p>Bagaimana caranya? Yaitu dengan optics. Maksudnya bukan sekedar<br />
mikroskop, tapi juga memanfaatkan difraksi untuk membaca tanda<br />
alignment pada wafer dan interferometer untuk mengatur posisi wafer di<br />
bawah lensa.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.yasri.net/2008/01/overlay/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
