Jan 16

Wordpress memiliki fasilitas feed (asupan) RSS, tapi kadang kala hasilnya tidak sesuai dengan yang kita inginkan. Siapa yang salah, RSS providernya atau readernya?

Saya mencoba 2 macam RSS provider Wordpress dan Blogspot, 2 jenis browser pada PC yaitu Internet Explorer dan Mozilla Firefox.

Juga saya coba RSS reader pada 2 model handphone, yaitu Sony Ericsson W850i dan Nokia E51. Keduanya memiliki fasilitas RSS reader internal yang terintegrasi dengan messaging atau browser.

Wordpress di set dengan menggunakan opsi ‘full text’. Opsi ini dapat diset dari menu Option->Reading. Perlu diingat apabila pada salah satu tulisan kita mengandung tag <!– more -> maka opsi ini tidak lagi dipatuhi. Wordpress akan otomatis memotong tulisan lainnya untuk ditampilkan.

Untuk mencegah hal tersebut, saya menginstal plugin Full Text Feed untuk menjamin bahwa semua tulisan pada blog tersebut terkirim full text.

Saya tidak melakukan setting spesial pada Blogspot.

Tampilan pada Firefox

Tampilan RSS Wordpress pada Firefox terpotong walaupun telah di set pada mode full text.

Di bagian atas halaman, Firefox menyajikan pilihan untuk menyimpan alamat feed untuk disimpan pada feed reader di internet seperti Live Bookmarks, Google, Bloglines, atau My Yahoo. Apabila kita buka pada google reader (misalnya), tulisan blog akan tampil utuh seperti aslinya termasuk gambar.

Pemotongan isi blog berlaku untuk berbagai jenis sindikasi, baik RSS, RSS 2.0 ataupun atom. Singkatnya Firefox akan memotong tulisan kita hingga beberapa huruf di muka.

Berbeda dengan Blogspot, Firefox akan menampilkan utuh tulisan blog.

Tampilan pada Internet Explorer

Pada Internet Explorer, pemotongan ‘full-text’ feed pada Wordpress tidak terjadi. Seperti pada Firefox, Blogspot pun tidak memotong konten blog.

Analisa

Termotivasi oleh perbedaan ini, saya mencoba mengoprek lebih jauh dengan melihat feed mentah (raw feed) Wordpress dan Blogspot dan mencoba memahami apa yang menyebabkan Firefox dan IE menginterpretasi feed tersebut secara berbeda.

Wordpress Feed

Secara default, feed Wordpress berbentuk RSS 2.0. Versi ini merupakan versi yang paling banyak dimengerti oleh berbagai macam feed reader ataupun feed browser.

Sementara Blogspot menggunakan RSS dengan namespace Atom. (Bingung? Saya juga bingung) Liat potongan feed di bawah untuk perbedaannya.

Wordpress RSS

<rss version="2.0"
   xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
   xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
   xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
>

Wordpress Atom

<feed 
  xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
  xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
  xml:lang="en"
  xml:base="http://blog.yasri.net/wp-atom.php"
>

Blogspot RSS dengan namespace Atom

<rss
   version="2.0"
   xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
   xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/"
>

Apa ini yang menyebabkan Firefox gagal membaca ‘full-text’ feed? Ngga juga. Karena Wordpress feed yang berbentuk Atom pun juga terpotong.

Melihat lebih jauh ke dalam XML keduanya, saya menemukan perbedaan menarik, terutama pada bagian “item”

Wordpress Item

<item>
   <title>...</title>
   <link>...</link>
   <comments>...</comments>
   <pubDate>...</pubDate>
   <dc:creator>...</dc:creator>
   <category>...</category>
   <guid isPermaLink="false">...</guid>
 
   <description>beberapa untai kata pendahuluan</description>
 
   <content:encoded>seluruh isinya sebetulnya di broadcast ke Wordpress,
tapi tidak ditutup dan sengaja tidak ditampilkan oleh Firefox</content:encoded>
 
   <wfw:commentRss>...</wfw:commentRss>
</item>

Blogspot Item

<item>
		<guid isPermaLink="false">...</guid>
		<pubDate>...</pubDate>
		<atom:updated>...</atom:updated>
		<title>...</title>
 
		<description>Semua isinya ditulis pada deskripsi. Ini sebenarnya
kesalahan etika, karena deskripsi seharusnya singkat. Perhatikan tidak ada
tag content di sini</description>
 
		<link>...</link>
		<author>...</author>
	</item>

Ha! ini dia yang saya cari. Trik Blogspot adalah menampilkan seluruh isinya pada description dan mengosongkan content. Cara ini dimaksudkan untuk mengakali RSS feed agar membaca keseluruhan isinya, bukan hanya deskripsinya saja. Tentu cara ini bukan cara yang elegan. Mengapa? Karena tidak semua orang ingin mengambil keseluruhan isinya.

Sementara Wordpress mengikuti kaidah dan etika dengan menampilkan description dan content secara terpisah. Deskripsi hanya berupa potongan awal suatu tulisan, sementara content berisi keseluruhan isi tulisan. Pilihan diberikan kepada RSS reader untuk memilih content mana yang ingin ditampilkan.

Firefox di satu sisi berlaku sangat strict, sementara IE berlaku leluasa. Menurut Firefox, tidak semua orang ingin mendapatkan full content. Hanya yang benar-benar membaca contentnya saja yang akan mengklik link awal untuk membaca keseluruhan content.

Sementara IE memiliki feed reader internal yang dapat menyimpan keseluruhan isi feed tanpa harus mengakses halaman tersebut kembali. Dengan cara ini, mereka berharap pengguna dapat menggunakan IE sebagai offline reader. Pengguna dapat menyimpan beberapa feed untuk dapat dibaca kemudian.

Cara mana yang paling masuk akal? Jawabannya tergantung kita sendiri. Model Firefox tentunya tidak membutuhkan tempat pada harddisk yang cukup banyak, tetapi membutuhkan sambungan internet yang cukup kuat karena setiap kali kita ingin membaca konten, Firefox akan membuka link ke halaman asalnya.

Pada IE, kebalikannya di mana sambungan internet lebih dapat dihemat. Ingat bahwa untuk membuka link di halaman asalnya, berarti Anda juga harus membuka seluruh komponen pada halaman tersebut, bukan cuma isinya. Beberapa tambahan pada halaman tersebut misalnya : Tema (theme) yang mungkin mengandung berbagai gambar pada kepala, kaki, sisi kiri dan kanan, atau bahkan audio dan video.

RSS Reader pada Handphone (Contoh Kasus)

Dari kedua model tersebut, model mana yang paling masuk akal untuk RSS reader pada Handphone? Jawabannya lagi-lagi terserah Anda.

Menurut pendapat saya :

  • RSS Handphone harus seperti Firefox. Alasannya straightforward, yaitu untuk menghemat koneksi internet, karena pada umumnya koneksi internet pada handphone ditagih per kilobyte. Pada Nokia E51 dan Sony-Ericsson W850i yang saya punya, keduanya menggunakan prinsip seperti ini
  • Ubah blog untuk dapat mendeteksi browser pada handphone. Pada saat pelanggan RSS mengklik “baca seterusnya” pada RSS reader, otomatis handphone akan membuka bowser menuju halaman asal blog. Di halaman asal blog, harus dibuat suatu sistem untuk mendeteksi browser pada handphone, sehingga dapat melayani sesedikit mungkin data kepada pelanggan tersebut

Ide saya itu telah saya terapkan di blog ini. Silakan nyalakan handphone anda dan jadi pelanggan pada http://blog.yasri.net/feed

Untuk Sony Ericsson, Anda dapat mengaktifkannya dari Messages->RSS Feed, sementara pada Nokia S60 seri 3, Anda dapat mengaktifkannya dari Web->Web feeds.

Setelah itu, coba klik salah satu post dan lihat sendiri hasilnya. Tema yang dihasilkan sangat sederhana, cocok untuk aplikasi mobile.

Ada ide lain yang lebih baik?

Jan 12

Oleh-oleh dari Hong Kong, foto aja ya..

Jan 12

Resolusi 2008? Bukan… Bukan… Yang saya maksud adalah resolusi pada sistem litografi.

Seperti saya ulas pada tulisan terdahulu bahwa resolusi sistem litografi merupakan penggerak utama perkembangan teknologi chip untuk tetap bisa mengikuti hukum Moore.

Ukuran di alam

Pertanyaannya bagaimana memperbaiki resolusi suatu sistem litografi?

Secara sederhana ada 3 variabel yang mempengaruhi resolusi, yaitu panjang gelombang cahaya yang digunakan, numerical aperture, dan yang terakhir yang lebih abstrak adalah faktor k1.

formula-resolusi.png

Pada dasarnya proses litografi mirip dengan teknik percetakan atau
sablon. Jika percetakan atau sablon menggunakan tinta dan master
cetakan, proses litografi pada semikonduktor menggunakan cahaya dan
mask (atau juga disebut reticle).

skematik dasar sistem litografi

Sumber cahaya mula-mula di-’searahkan’ melalui lensa kondenser. Tujuannya supaya cahaya yang dihasilkan memiliki tingkat koherensi tertentu. Pada saat cahaya melewati mask (reticle), akan terjadi difraksi. Difraksi terjadi karena cahaya melewati pola-pola design yang sangat kecil hingga kurang dari 1/2 panjang gelombang cahayanya.

Panjang gelombang

Difraksi akan membelokkan cahaya menjadi gelap dan terang. (Ingat pelajaran Fisika SMU tentang difraksi?) Sudut simpangannya akan berbanding lurus dengan panjang gelombang cahayanya.

Difraksi pada lubang kecil

Apabila panjang gelombang diperpendek, akan semakin banyak orde (gelap dan terang) yang dapat ditangkap oleh lensa proyeksi. Dan semakin banyak orde yang tertampung akan meningkatkan kualitas gambar yang dihasilkan.

Numerical Aperture

Pada dasarnya NA merupakan sinus sudut datang lensa proyeksi pada wafer. Singkatnya, ukuran untuk menentukan luas lensa (bukan secara fisik, tapi secara optik). Semakin besar NA, semakin banyak cahaya datang yang dapat ditampung oleh lensa.

Karena sifat difraksi yang menyebabkan cahaya terbagi menjadi beberapa orde, semakin tinggi NA semakin banyak orde cahaya yang dapat ditangkap, sehingga ketajaman gambar dan resolusi semakin baik.

k1

Faktor k1 yang mempengaruhi resolusi di antaranya :

  • fotoresis
  • tingkat koherensi cahaya sumber (koheren secara parsial lebih baik)
  • iluminasi di luar sumbu optik (off-axis illumination)
  • koreksi optik jarak dekat (optical proximity correction)
  • scattering bar
  • litografi selam (immersion lithography)
  • dan lain lain
Jan 10

Litografi pada proses pembuatan IC seringkali dianalogikan dengan
bintang. Kok bintang? Karena bintang itu kecil.

Litografi adalah teknik untuk memindahkan gambar atau pola desain
suatu chip dari mask (atau master) ke atas wafer. Karena pola yang
akan dicetak hanya berukuran puluhan atau ratusan nanometer (1
nanometer = 1 per sejuta milimeter) makanya seringkali kita harus
meminjam istilah dan teori dalam teknik melihat bintang.

Sebut saja resolusi Rayleigh yang menyatakan bahwa dua buah bintang
yang saling berdekatan akan dapat dibedakan satu sama lain apabila
jarak keduanya lebih dari suatu bilangan yang berbanding lurus dengan
panjang gelombang cahayanya dan berbanding terbalik dengan numerical
aperture lensa penglihatnya.

Jarak terdekat untuk membedakan dua bintang yang saling berdekatan itu
disebut resolusi.

Apabila jaraknya kurang dari resolusi, kedua bintang tersebut akan
terlihat seperti 1 bintang.

Atau dengan kata lain apabila resolusinya semakin kecil, kita akan
dapat melihat lebih banyak bintang.

Kembali kepada litografi, bintang tersebut dapat kita analogikan
sebagai sisi dari suatu pola, misalnya sisi bujur sangkar. Semakin
baik resolusi suatu sistem litografi, maka kita akan dapat membuat
pola dengan jarak yang semakin dekat.

Memperbaiki resolusi sistem litografi

Salah satu pendiri Intel, Gordon Moore, menyatakan bahwa kerapatan
suatu chip akan berlipat ganda setiap 18 bulan.

Hingga saat ini seluruh industri semikonduktor di dunia berusaha keras
agar ia dapat menghasilkan teknologi sejalan dengan ‘hukum Moore’ ini.

Perkembangan teknologi semikonduktor

Karena tingkat kerapatan suatu chip erat kaitannya dengan resolusi
sistem litografi, tak heran apabila litografi disebut sebagai
penggerak hukum Moore. Atau lebih kerennya lagi litografi merupakan
penggerak kemajuan industri semikonduktor.

Tanpa litografi yang lebih modern, tidak mungkin kita bisa membuat
chip yang makin padat fitur dan kecanggihan yang kita rasakan hingga
kini.

Bagaimana caranya? Saya akan tulis beberapa tekniknya dalam beberapa
post setelah ini.

Jan 9

Saat saya mendengar lagu Bubuy Bulan diputar di theme park sekelas
Disneyland Hong Kong, perasaan saya bercampur aduk menjadi satu.

Pencurian HAKI lagi? Sulit untuk dipastikan mengingat reputasi Disney
yang sedemikian mendunia, kreativitasnya, dan track recordnya yang
menomor satukan haki untuk karya-karyanya. Tapi siapa yang memiliki
hak cipta lagu Bubuy Bulan?

Bangga karena ternyata lagu Indonesia yang lebih sering saya dengar
saat kondangan ternyata disukai dunia. Tapi berapa orang di Disneyland
tahu kalau lagu ini lagu Indonesia? Dan seberapa besar usaha Disney
untuk memberitahu pengunjungnya bahwa lagu ini berasal dari Indonesia?

Dalam dunia pemrograman khususnya open source, pengakuan hak cipta
seseorang wajib dilakukan meski software tersebut tak berbayar alias
gratis. Caranya dengan mencantumkan penciptanya pada sumber kodenya.

Konsep open source harusnya juga bisa diterapkan pada lagu terutama
lagu daerah dan lagu kebangsaan negara.

Saya pribadi akan merasa sangat bangga apabila lagu Indonesia
digunakan sebagai salah satu theme song di theme park di dunia antah
berantah dengan syarat mereka mengumumkan bahwa lagu tersebut
diturunkan dari lagu daerah di Indonesia.

Apa perlu dibuat semacam situs web kumpulan lagu-lagu daerah Indonesia
supaya semua orang di dunia tahu koleksi budaya kita?

Jan 6

Salah satu hal yang saya suka dari menghost sendiri blog wordpress ini
adalah saya masih bisa ngeblog di mana saja kapan saja via email.

Seperti sekarang saat menulis post ini saya sedang di tengah-tengah
Ladies Market di Hong Kong sambil menunggu istri saya belanja.

Ya ya saya tahu blogger pun menyediakan fungsi email ke blog, cuma
karena sudah kepalang jatuh hati dengan wordpress, males untuk pindah
dan kebetulan punya host nganggur, sekalian coba-coba ngga masalah
kan?

Anyway kalo ada yang ingin tahu gimana caranya mengaktifkan email ke
blog, silakan lihat dokumentasi wordpress di codex.wordpress.org dan
search ‘email to blog’.

Fasilitas ini tidak tersedia untuk blog di wordpress.com, hanya
tersedia untuk blog Anda yang diinstall di host sendiri.

Have fun!

Jan 4

Tulisan saya terdahulu membahas tentang overlay dan secara garis besar
bagaimana chipmaker mampu mengontrol hingga 1 per 10 ribu diameter
rambut.

Karena ketatnya spesifikasi overlay ini, orang mulai memikirkan
bagaimana overlay dapat dimodelkan sehingga alignment dapat dikoreksi
dengan lebih akurat.

Model yang paling sederhana kita sebut model tingkat nol di mana layer
yang akan dicetak bergeser secara konstan searah sumbu x dan/atau y.
Koreksi kesalahan dapat sangat mudah dilakukan, yaitu dengan menggeser
wafer ke arah sebaliknya sehingga alignment dengan layer di bawahnya
menjadi sempurna.

Model tingkat berikutnya adalah model linear di mana pergeseran
(misalignment) tergantung dari posisinya. Dalam Bahasa matematika kita
sebut x’= ax + c di mana x merupakan posisi layer di bawahnya dan x’
adalah layer yang akan kita cetak. Sama halnya dengan y yang bisa
dimodelkan dengan y’ = by + d.

Contoh sederhana model ini adalah jika terjadi ekspansi atau pemuaian
pada wafer atau mask. Pemuaian sendiri terjadi karena pemrosesan wafer
yang seringkali harus menggunakan suhu tinggi hingga beberapa ratus
derajat celcius.

Walaupun tingkat pemuaiannya hanya sekitar 6 angka di belakang koma,
tetapi mengingat ukuran wafer yang besar (dalam dua atau tiga ratus
milimeter), kesalahan alignment menjadi sangat besar dalam ukuran
nanometer.

Perlu dicatat juga bahwa ekspansi di sumbu x dan y tidak harus selalu
sama. Pada kasus pemuaian biasa perubahan panjang pada sumbu x dan y
selalu sebanding. Tapi ada beberapa hal yang bisa menyebabkan ekspansi
x dan y tidak merata, misalnya karena layout dan perbedaan
kerapatan/densitas yang tidak merata pada seluruh chip.

Masih pada model linear, ada satu model lagi yang tergantung pada
sumbu lawannya. Misalnya pergeseran x disebabkan oleh y dan
sebaliknya. Dalam ekspresi matematika x’ = ky + t dan y’ = lx + u.

Contohnya adalah rotasi, di mana layer di bawahnya terputar sehingga
tepi chip dengan layer di bawahnya tidak lagi sejajar. Misalnya akibat
chemical and mechanical polishing (CMP).

Jan 2

I really hate to admit that probably my English deteriorates. That’s
why now i write this post in English against my intention to make this
blog purely in bahasa Indonesia.

Today i had series of meetings that require me to talk actively but
somehow I was stucked speechless.

It’s not that my English is perfect nor bad to start with. I had
talked in a few international seminars before so I guess it’s not that
bad, is it?

Anyway, I guess I can trace back on why this probably happens. First
of all, maybe because of this blog that push me to think in Bahasa
again.

Second maybe I talked in Bahasa much more often nowadays after I get
married. Not to blame my wife that she speaks Bahasa but it’s also
because my own wish to speak my mother tongue to my family. I don’t
want my family to forget where they belong to. I observed that some
indonesian family totally speak in English that they can’t speak
Bahasa anymore. I don’t want that to happen to my own family.

My bigger problem to keep my English is the fact that in the next
couple of weeks I’m relocating to Europe. And I got to learn a new
language to survive.

Oh life. So I guess i should start another blog in English, shouldn’t I?

Jan 2

Salah satu hal yang cukup rumit dalam proses litografi adalah overlay,
yaitu ukuran seberapa baik satu layer dicetak diatas layer yang lain.

Chip tersusun dari beberapa lapis material yang memiliki pola tertentu
dan saling terkait satu sama lain.

Analogi sederhananya seperti teknik sablon pada baju atau kartu ucapan berwarna.

Tukang sablon akan membuat beberapa master berdasarkan warna. Kemudian
master-master ini dicetak pada baju atau kartu ucapan secara berurutan
hingga semua warna pada desain tercetak.

Pada analogi tukang sablon, mereka harus memastikan bahwa cetakan
setiap master harus simetris tepat di atas cetakan sebelumnya.

Kembali pada proses litografi, ukuran seberapa baik suatu layer
dicetak di atas layer lain disebut overlay.

Chipmaker harus bisa mengontrol overlay hingga satu per 10 ribu
diameter rambut manusia.

Bagaimana caranya? Yaitu dengan optics. Maksudnya bukan sekedar
mikroskop, tapi juga memanfaatkan difraksi untuk membaca tanda
alignment pada wafer dan interferometer untuk mengatur posisi wafer di
bawah lensa.

Jan 1

Blog baru ini saya buat di web host saya yang sebetulnya sudah saya miliki sejak lumayan lama. Berhubung ilmu dan waktu yang terbatas, baru saat ini saya sempat mengaktifkan blog saya di site ini.

Anyway, resolusi tahun baru saya untuk 2008: lebih giat menulis blog untuk berbagi pengalaman, ide, dan ilmu.

Sharing is the easiest way to learn something. Harta benda akan selalu habis bila dibagi. Ilmu pengetahuan tidak akan pernah habis untuk dibagi.

Ada 3 hal yang amalannya tidak akan pernah putus walaupun yang bersangkutan sudah meninggal dunia : doa anak yang sholeh, ilmu yang bermanfaat, dan amal jariyah.

Semoga tulisan saya bermanfaat bagi para pembaca. Dan semoga juga semakin banyak orang yang mau berbagi ilmu seluas-luasnya.