03
Foto-foto Daffa
Posted by Yasri YudhistiraDaffa Zaidan Ilmi Yudhistira
He was born on June 25, 2009 on 20:38 CEST (GMT + 2) in Catharina Hospital, Eindhoven, The Netherlands.
The name comes from Arabic words : Daffa’ = encouraging/supporting/defending/strong, Zaidan = excessive/has a lot more/extra, and Ilmi = knowledge/science.
The first meaning is ’strong and knowledgeable person’, a leader in modern times, who does not depend only on raw muscle but also brain power, the one who is capable to enhance life of others, a key ingredient in knowledge based society.
The second meaning is the one who ‘encourages the advancement of knowledge/science’, the one who continuously learns and expands his knowledge base, and further extends the body of knowledge itself. The one who is respected because of his intellectuality.
Rabbana hablana min azwajina wa dhurriyyatina qurrata a’yuninw waj ‘alna lil muttaqina imama (’Our Lord, grant us of our wives and children the delight of our eyes, and make us a model for the righteous.’, Al-Qur’an 25:74). Amen!
Daffa Zaidan Ilmi Yudhistira dilahirkan pada tanggal 25 Juni 2009 pukul 20:38 waktu setempat (GMT + 2) di Rumah Sakit Catharina, Eindhoven, Belanda.
Namanya berasal dari bahasa Arab : Daffa’ = mendorong/mendukung/mempertahankan/kuat, Zaidan = kelebihan, Ilmi = ilmu pengetahuan.
Arti pertama adalah ‘orang yang kuat dan memiliki kelebihan pengetahuan’, yaitu ciri seorang pemimpin di zaman modern, yang mana ia tidak hanya disegani karena kekuatan ototnya semata, akan tetapi juga karena kemampuan pemikirannya. Orang yang memiliki kapasitas untuk memperbaiki kehidupan orang-orang di sekitarnya dengan kepemimpinan dan pengetahuannya.
Yang kedua berarti seseorang yang mendorong perkembangan ilmu pengetahuan, yaitu orang yang senantiasa belajar sepanjang hidupnya, memperluas wawasan dan cakrawala keilmuannya, hingga akhirnya mampu mengembangkan ilmu pengetahuan itu sendiri ke level yang lebih tinggi hingga berguna untuk kebaikan umat di masa yang akan datang. Ia adalah orang yang disegani karena intelektualitas yang dimilikinya.
Rabbana hablana min azwajina wa dhurriyyatina qurrata a’yuninw waj ‘alna lil muttaqina imama (’Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kami isteri dan anak-anak kami sebagai penyejuk hati kami, dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.’, Al-Qur’an 25:74). Amiin!



Halo… selamat atas kelahiran putranya, (meski telat sebab sekarang pasti sudah besar ya,,), semoga jadi pribadi yang sesuai dengan harapan orang tua atas namanya, amin..
anyway.. saya hanya sedikit ingin mengoreksi, ayat Al-Qur’an yang dikutip itu surah Al-Furqan (25) ayat 74 ya… hehe..
semoga berkenan
Ah, iya terima kasih atas koreksinya..
Add A Comment